Wednesday, July 15, 2009

MASA PACEKLIK

Saat ini adalah saat-saat di mana aku sedang merasakan pahitnya kehidupan. Bagaimana tidak ?. Kerja seharian dengan hasil tak seberapa ( saya masih tetap bersyukur ...padaMu Ya, Allah ). Ikut-ikutan jadi IM ( Internet Marketer ) tapi belum nampak hasilnya, padahal sudah habis duit banyak. Sementara kebutuhan hidup dan biaya-biaya hidup semakin mencekik leher. Apalagi sekarang lagi musim orang punya hajatan, mau nggak mau harus ikut nyumbang..... apalagi tetangga. Dan lagi mulai tahun ajaran baru, Laras sudah minta dibelikan tas sekolah dan mukena untuk mengaji, tapi apa daya keuangan lagi tidak mendukung. Maaf kan orang tuamu, ya SAYANG.....Untung dia juga nrimo pakai sepeda yang sudah rongsokan. Sebetulnya kalau malam juga minta minum susu, tapi cuma saya kasih air putih. Adiknya Laras, Faiz namanya, makannya juga banyak dan geraknya juga super lincah tidak bisa diam. Maklum lagi masa pertumbuhan.
Ya, ALLAH .........sampai kapan keadaan ini bisa membaik....?. Makan sehari - hari masih minta warung sebelah yang baik hati. Di malam-malam gelapMu, selalu kusebut namaMu...Ingin aku bersimpuh di hadapanMu, Ya ..Allah.....

Sunday, May 24, 2009

KASIHINILAH KAMI...

Sekarang hidupku memang lagi sulit. Kadang untuk makan saja susahnya minta ampun. Untung ada tetangga yang buka warung kelontong baik hati. Jadi setiap belanja saya minta dulu, bayarnya belakangan. Kalau nggak ada tetangga ini aduuuh.... saya mau makan pake apa ? Sebenarnya saya malu tapi, gimana lagi ? Anakku yang dua orang butuh makan. Lagi pula mereka lagi seneng-senengnya ngemil. Saya hanya bisa berdo'a semoga "si Mbah" sekeluarga tetap di beri limpahan rejeki yang benar-benar berlimpah. Saya bekerja gajinya sangat - sangat minim. Apalagi suami hanya seorang buruh yang juga berpenghasilan sangat-sangat minim. Saya sudah lama mencari dan mencari peluang usaha yang bisa menambah penghasilan melalui internet. Sampai- sampai saya mengikuti referall bisnis yang sebelumnya disuruh membayar . Tapi sekarang hasilnya....
Anakku yang besar lagi merengek - rengek minta dibelikan sepeda mini, karena teman-temanya sudah bisa naik sepeda. Tapi apa mau dikata, rejeki seakan - akan menjauh terus. Ikhtiar apa lagi yang harus saya lakukan ?. Setiap malam pukul 03.30 wib saya usahakan untuk bangun dan langsung melaksanakan sholat tahajjud mohon kelancaran rejeki agar kami, anak-anak kami bisa makan dan hidup layak. Kadang aku tidak kuat dalam menghadapi hidup ini. Ya..ALLAH AKU HARUS BAGAIMANA LAGI ?

Friday, January 23, 2009

DO'A AGAR HUTANG TERLUNASI


Imam Ali bin Abi Thalib berkata : "Aku mengadu kepada Rasulullah SAW hal ikhwal hutang yang membebaniku, dan Beliau pun bersabda " Wahai Ali, berdoa'alh : "Allaahuma aghninii bihalaalika an haraamika, wa bifadlika'amman siwaak " ( Artinya : Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tak butuh pada rezeki-Mu yang haram dan cukupkan aku dengan karunia-Mu sehingga aku tak butuh lagi pada selain diri-Mu ).
Sebagai bukti kedahsyatan do'a ini, Baharuddin Al-Amin, setelah mengutip hadist ini menceritakan bahwa beberapa tahun yang lau hutangnya menumpuk sampai mencapai 1500 miskol emas. Sementara para pemilik hutang (kreditor) sangat membutuhkan uang mereka. Keadaan ini mencemaskanku. Benar-benar mengganggu kesibukanku. Aku sudah tak punya cara untuk membayarnya. Maka, akupun rutin membaca do;a tersebut. Aku membacanya rutin setiap habis sholat fardlu terutama sholat shubuh, maka Allah memudahkan pembayaran hutangku hanya dalam waktu yang singkat dengan tak terduga sama sekali.
Sementara Sayyid Muhsin Amin berkata :AAku sendiri sejak mengetahui hadist ini langsung merutinkan do'a ini setiap sehabis sholat, dan alhamdulillah aku tak pernah mengalami kesempitan hidup kecuali jarang sekali.
Sebagian ahli ilmu berkaa: do'a ini memiliki pengaruh yang luar biasa untu membayar hutang, tak pernah meleset selamanya. Ia menambahkan : Tidaklah aku membaca do'a ini dengan niat bayar hutang kecuali aku mampu membayar hutangku, yang tidak sampai seminggu. Beliau menganggap ini termasuk mukjizat Rasul.

Monday, December 15, 2008

SEMAKIN SULIT HIDUP INI

Tingginya biaya hidup ternyata bisa memacu seseorang untuk berbuat nekat. Di berbagai media baik cetak maupun televisi banyak dijumpai kasus bunuh diri karena himpitan ekonomi, stres yang berkepanjangan akhirnya depresi, orang sakit jiwa bertambah banyak, anak putus sekolah semakin meningkat. Yang lebih mengerikan ada seorang ibu yang tega membunuh anaknya hanya karena himpitan ekonomi. Padahal anak-anak adalah titipan Allah . Kita wajib memelihara, merawat titipanNya itu. Seperti kata orang Jawa bahwa ANAK MEMBAWA REJEKI SENDIRI-SENDIRi DENGAN PERANTARA ORANG TUANYA. Itu betul bahkan Allah juga menjamin hidup anak-anak kita, lewat ayat " JANGANLAH KAMU MEMBUNUH ANAK-ANAKMU KARENA TAKUT MISKIN.....( maaf kelanjutannya saya lupa..) Yach..hidup ini memang semakin berat. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin ( mirip lagunya Bang Haji ).
Sebenarnya bila kita beriman ( bukannya sok alim...) semua ini kita pasrahkan saja sama Yang Maha Kuasa. Karena sudah banyak kisah-kisah yang bisa menjadi tauladan bagi kita. Yang dulunya hidup miskin, rekoso, karena rajin beribadah ( tentu saja dengan usaha..) kini bisa hidup berkucukupan. Contoh lain yang (sangat aku suka ) adalah keyakinan dari seorang Habiburahman Shiraj ( maaf kalau nulisnya salah ) sang penulis AYAT-AYAT CINTA. Yang pernah saya baca di majalah Hidayah bahwa "Allah akan menjamin hidup seseorang asalkan dia bertakwa". Karena meyakini ayat tersebut kini hidup Kang Habib sudah lumayan. Karena novel AYAT - AYAT CINTA nya laris di pasaran dan juga sudah dibuat film. Mungkin juga akan keberkahan dari AYAT-AYAT TAKWA tersebut. Dan mungkin contoh-contoh yang lain, tapi yang paling aku suka adalah keyakinan diri dari Kang Habib tadi yang Insya Allah saya tiru.
Saya juga yakin akan janji Allah, bahwa Allah akan menjamin hidup kita bila kita bertakwa. Dulu dan kini sebisa mungkin saya bangun tengah malam untuk sholat Tahajud . Karena pahala sholat Tahajud sama dengan sholat wajib. Allah akan selalu meneteskan rejekinya pada kita semua pada saat kita benar-benar dalam keadaan genting. Seperti yang saya alami saat ini. Berapapun rejeki yang ada kita harus tetap bersyukur. Karena Allah melipatgandakan rejeki bagi orang-orang pandai bersyukur. Dan semoga juga saya akan dilimpahi dengan banyak rejeki ....Amin

Friday, December 12, 2008

LAGI MUSIM PHK...

Kita para pekerja mungkin ngeri sekai mendengar istilah PHK. Apalagi bila itu menimpa diri kita, yang hanya pekerja kecil. Seperti telah diperkirakan oleh banyak kalangan, krisis keuangan dunia yang menimpa Amerika akan diikuti gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara besar-besaran di berbagai belahan dunia. Setelah AS, Jepang terhempas dan negara-negara pengguna mata uang Euro. Krisis ini berpeluang melahirkan krisis multi dimensi di antaranya gejolak sosial di tengah-tengah masyarakat. Gelombang PHK semakin meluas, mulai dari sektor perbankan dan keuangan hingga sektor perindustrian, manufaktur, infrastruktur, jasa dsb. Di Amerika gelombang pengangguran telah mencapai titik tertinggi sejak 5 tahun terakhir, yaitu 6,7 %. Menurut Ian Shepherdson di High Frequency Economics, hanya dalam waktu 6 bulan AS telah kehilangan 1,55 juta lapangan kerja, hampir sama besarnya dengan resesi pada 2001 lalu. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat masih belum adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi yang telah dicanangkan pemerinta AS.
Selan itu, industri otomotif di AS juga akan merumahkan karyawan karena terancam bangkrut. Para eksekutif General Motors, Ford dan Chrysler dijadwalkan memberikan keterangan di depan konggres untuk menyelamatkan nasib mereka dan industri otomotif pada umumnya. Jika pHK massal di sektor otomotif terjadi maka angka pengangguran di AS akan semakin meningkat. Industri manufaktur kehilangan 61.000 pekerja. Bidang konstruksi kehilangan 8.000 pekerja dan kemungkinan akan bertambah. Retail kehilangan 20.000 pekerja. Akuntan, konsultan dan jasa hukum kehilangan 53.000 pekerja (CNN, 5/12/2008).
Di dalam negeri, ekspor barang-barang dari Indonesia menurun karena permintaan dari negara-negara maju yang juga menurun. Bahka ada yang menghentikan kontrak pembelian produk-produk industri garmen-tekstil, kayu dan produk perkebunan dari Indonesia. Akibatnya, pabrik harus menurunkan kapasitas produksinya, ada yang sampai 40%. Menurut Sofyan Wanadi, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ), puncak PHK massal diperkirakan akan terjadi pada pertengahan 2009. Setidaknya 500 ribu hingga 1 juta orang akan kehilangan pekerjaannnya .
Yang lebih mengerikan lagi adalah efek samping dari gelombang PHK massal ini seperti yang dikatakan oleh Harvey Brenner. Menurutnya, setiap 10 persen kenaikan penganggur, kematian naik 1,2 persen, serangan jantung 1,7 persen, bunuh diri 1,7 persen dan harapan hidup berkurang 7 tahun.

Tuesday, December 2, 2008

SABAR YA.....

Alhamdullillah.....hanya itu yang bisa terucap dari lubuk hati yang paling dalam. Kenapa....? Berhubung sudah lama sekali tidak up date, mungkin sekitar 4 bulan ( lama banget ya...) iseng - iseng saya buka adsense. Aduuuh.. ternyata blog-ku yang sangat lugu ini sudah menghasilkan dollar. Baru sedikit sih....tapi dari yang sedikit ini mudah-mudahan bisa jadi bukit.
Do'akan ya...semoga dollar bertambah terus. Maklum sudah punya 2 balita dan butuh susu yang banyak.

Friday, November 28, 2008

MEMAKAI JILBAB HUKUMNYA WAJIB, MENGAPA DIPERSOALKAN...?

Sangat pilu...! Itulah perasaan seorang gadis Muslimah yang bernama Winie Dwi Mandella, petugas medis di RS Bekasi Barat. Betapa tidak ! di negeri yang mayoritas penduduknya Muslim ini ia mendapatkan perlakuan yang sangat tidak adil : DIPECAT dari tempat kerjanya hanya karena memakai jilbab atau kerudung.

Kasus Winie menambah daftar panjang kasus-kasus serupa di tempat lain dan institusi yang berbeda. Puluhan tahun silam, Januari 1983 misalnya, SMAN 68 Jakarta Pusat pernah melarang salah seorang siswinya memakai jilbab. Ia dianggap tidak mematuhi aturan seragam sekolah. Hal serupa juga terjadi di SMAN 33 Jakarta. Setahun yang lalu (2007) di Jawa Timur juga ada larangan berjilbab bagi peserta seleksi calon anggota Paskibraka di Kabupaten Kediri. Di Jakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik(STIS) Jakarta memperketat atuaran berjilbab bagi para mahasiswinya.

Muslimah di belahan dunia lain juga tidak kalah pilunya. Mereka mendapatkan perlakuan tidak adil dan biadab. Turki misalnya yang mayoritas penduduknya Muslim dan pernah menjadi pusat pemerintahan Islam selama berabad-abad lamanya, melarang mahasiswinya untuk mengenakan jilbab ke kampus. Demi mempertahankan jilbabnya, banyak gadis yang berjilbab yang akhirnya di rumah dari pada pergi ke kampus dengan rambut terurai.

Di Jerman, wilyah larangan berjilbab semakin meluas. Dari 16 negara bagian, 8 negara bagian telah memberlakukan larangan tersebut. Dikatakan, larangan berjilbab diadakan untuk menghindari seseorang dari pengaruh. Tidak jelas pengaruh apa yang dimaksud.

Di Prancis, Presiden Jacques Chirac telah memberlakukan undang-undang yang juga melarang penggunaan jilbab bagi Muslimah.
Inilah potret Muslimah yang selalu menjadi korban pertama dan utama dalam setiap penerapan sekularisme radikal. Mereka juga sekaligus korban dari apa yang disebut "Islamophobia" (ketakutan dan kebencian terhadap Islam ).